AMIDA
Amida
adalah suatu jenis senyawa kimia yang memiliki gugus fungsional organik yang
memiliki gugus karbonil (c=o) yang berkaitan dengan suatu atom
nitrogen(N) atau suatu
senyawa yang mengandung gugus fungsional dan suatu bentuk anion nitrogen.
Sifat-sifat
fisik Amida
·
Polar
·
Mudah
larut di dalam air karena adanya gugus karbonil C=O dan N=H yang memungkinkan terbentuk ikatan hidrogen.
·
Umumnya
berupa padat pada suhu kamar kecuali formamida berbentuk.
PEMBUATAN AMIDA :
Ø Reaksi asam karboksilat dengan amoniak
Ø Garam amoniumamida dipanaskan
Ø Reaksi anhidrid asam dengan amponiak
PENGGUNAAN AMIDA :
ä Formamida berbentuk cair, sebagai pelarut.
ä Untuk identifikasi asam yang berbentuk cair.
ä Untuk sintesis nilon
HIDRILISIS
AMIDA
Amida
sangat kuat atau tahan terhadap hidrolisis.Tetapi dengan adanya asam atau basa
pekat,hidrolisis dapat terjadi menghasilkan asam karboksilat.
KLORIDA
Asam
klorida adalah larutan akuatik dari gas hidroen klorida (HCL). Asam klorida adalah asam kuat,dan
merupakan komponen utama dalam asam lambung.Senyawa ini juga digunakan secara
luas dalam industri.Asam klorida harus ditangani dengan hati-hati karena merupakan
cairan yang sangat
korosif dan berbau menyengat dan termasuk bahan kimia
berbahaya.
Asam klorida dapat pula merujuk pada senyawa kimia yang satu atau lebih atom klornya memiliki ikatan kovalen dalam molekul, berarti klorida dapat berupa senyawa anorganik maupun organik. Contoh paling sederhana dari suatu klorida anorganik adalah hydrogen klorida (HCl), dan (CH3Cl) atau sering disebut metal klorida.
Asam klorida dapat pula merujuk pada senyawa kimia yang satu atau lebih atom klornya memiliki ikatan kovalen dalam molekul, berarti klorida dapat berupa senyawa anorganik maupun organik. Contoh paling sederhana dari suatu klorida anorganik adalah hydrogen klorida (HCl), dan (CH3Cl) atau sering disebut metal klorida.
Kegunaan HCL dalam kehidupan sehari-hari dalam skala industri dan skala rumah tangga diantaranya adalah :
1. Biasa digunakan pada industri logam untuk menghilangkan karat atau kerak besi oksida dari besi atau baja.
2. Sebagai bahan baku pembuatan vinyl klorida, yaitu monomer untuk pembuatan plastic polyvinyl chloride atau PVC.
3. HCl merupakan bahan baku pembuatan besi (III) klorida (FeCl3) dan polyaluminium chloride (PAC), yaitu bahan kimia yang digunakan sebagai bahan baku koagulan dan flokulan. Koagulan dan flokulan digunakan pada pengolahan air.
4. Asam klorida dimanfaatkan pula untuk mengatur pH (keasaman) air limbah industri.
5. Asam klorida berguna sebagai bahan pembuatan cairan
pembersih porselen.
6. Pada skala industri, HCL juga digunakan dalam proses pengolahan kulit.
7. Campuran asam klorida dan asam nitrat (HNO3) atau biasa disebut dengan aqua regia, adalah campuran untuk melarutkan emas.
8. Kegunaan lainnya adalah pada proses produksi baterai, kembang api dan lampu blitz kamera.
6. Pada skala industri, HCL juga digunakan dalam proses pengolahan kulit.
7. Campuran asam klorida dan asam nitrat (HNO3) atau biasa disebut dengan aqua regia, adalah campuran untuk melarutkan emas.
8. Kegunaan lainnya adalah pada proses produksi baterai, kembang api dan lampu blitz kamera.
Permasalahan:
Mengapa saat pembuatan Hamida
dari asam lemak harus dicampurkan dengan amoniak terlebih dahulu? Bagaimana
jika dengan senyawa lain?